Siang itu, berawal dari Nurikha dengan statusnya yang
ngajakin main bareng (lagi). Disitu tercetuslah ide buat malakin bos Danang
yang lagi ulang taun sekaligus mumpung ada di Surabaya, it’s a good time guys !!
:D siang itu juga dengan tidak ada rencana sepercikpun sebelumnya, Nurikha
meng-info-kan kepada all of member ‘k1ta 1tu satu’ bahwasannya nanti malam kita
diajak Danang buat makan-makan (nyamnyam ..ENAAAKKK !! ala iklan)
seperti yang sebelumnya, kita kumpul di MABES (red: rumah budhenya Arum), serta dengan tradisi yang sudah menjamur yaitu ‘menunggu’. Mungkin bagi banyak orang menunggu adalah hal yang menyebalkan, tapi bagi kita (yang sering melakukannya di MABES) menunggu itu sudah biasa. Karna kita sudah terbiasa dengan hal itu, Cuma kita berharap saja, bagi yang (sudah) MERASA yang sadar diri aja yah!! Hahaha just kidding loh rekk, tp nek direspon yah syukur Alhamdulillah :p
seperti yang sebelumnya, kita kumpul di MABES (red: rumah budhenya Arum), serta dengan tradisi yang sudah menjamur yaitu ‘menunggu’. Mungkin bagi banyak orang menunggu adalah hal yang menyebalkan, tapi bagi kita (yang sering melakukannya di MABES) menunggu itu sudah biasa. Karna kita sudah terbiasa dengan hal itu, Cuma kita berharap saja, bagi yang (sudah) MERASA yang sadar diri aja yah!! Hahaha just kidding loh rekk, tp nek direspon yah syukur Alhamdulillah :p
Baiklah, kita kembali pada inti acara hari ini yang tak lain
dan tak bukan adalah MAKAAAANNNN :D
kami berangkat tepat pukul 19.00 WIB menuju tempat lokasi. Kenjeran-Wapo Resto hanya 30 menit.
kami berangkat tepat pukul 19.00 WIB menuju tempat lokasi. Kenjeran-Wapo Resto hanya 30 menit.
Sampai lokasi, parkiran penuh dalamnya apalagi >o<
sampai disana kami putuskan buat mengambil meja yg di lantai 2, tapi ternyata disitu
sudah full sama org2 kece (ga cowonya ga cewenya). Dengan menghiraukan mereka yang
ada diruangan itu, kami tertuju pada satu meja yang masih tidak berpenghuni.
Namun ketika kita menuju ketempat meja itu, seorang pelayan menghampiri kami
dan berkata “mbak dan mas maaf, tempat ini sudah dibooking”. Makjlebbhh !! isin
rekkkk :D
Setelah itu kami memutuskan untuk mendiami meja dilantai
bawah. Diantara kami ada yang mulai memesan beberapa makanan dan minuman. Dan
disini saya dengan Nurikha lebih tertarik untuk mengamati sosok dipojok meja
kami. Dengan kemeja kotak-kotak lengan panjang yang digunakannya, dia menata
rambutnya dengan NIAT BANGET pake minyak rambut :D yang entah terinspirasi dari
mana dan siapa, serta tak lupa kancing pada kerah kemeja itu di sematkan
..bayangkan seperti siapa cobaakkk ??? :D hahahahahahaa #puas banget liat
bachrul kyk gitu :D
Selain itu, kelucuan dimeja kami tak berhenti. Sekarang
giliran sosok yg tepat di depan saya AINUL. Dia NIAT BANGET kalo mau ditraktir,
buktinya dia rela SENGAJA ga makan mulai siang hari. supaya apa cobak ????
yappp, benar saja supaya kuota diperutnya bisa lebih banyak !! hahahahahahahaaa
Dia juga paling antusias soal pesen makanan, requestnya ituloohhh ..mahal-mahal ciiiinnnttt >.<
lu pngin temen lu bangkrut pelan-pelan apa gimana sih null ??? jangan buat danang phobia klo mw ngundang lu makan gratisan lagi donk !! :p hahahaha
Dia juga paling antusias soal pesen makanan, requestnya ituloohhh ..mahal-mahal ciiiinnnttt >.<
lu pngin temen lu bangkrut pelan-pelan apa gimana sih null ??? jangan buat danang phobia klo mw ngundang lu makan gratisan lagi donk !! :p hahahaha
Setelah nunggu makanan datang, cusssss kita tak mau
lama-lama membiarkan mereka yg masi anget*nay :D cusssssss … nyamnyam ENAAAKK
!!!
Habis makan kita sempatkan foto-foto untuk mengabadikan
moment saat itu, di samping itu hujanpun seakan turut serta hadir
ditengah-tengah kita. Dengan niat sambil nunggu uanj reda, kita ngobrol di meja
itu, namun seorang pelayan menghampiri kami dan mengambil semua piring-piring
kotor ..yah tepat sekali, kami terUSIRRR pemirsaaahhh >.<
Ya sudah, kami putuskan untuk melawan hujan untuk kembali
kerumah, jam 21.00 yah tepat batinku. Tepat waktunya pulanaanggg !!
Namun tak sesimpel itu ternyata, salah satu dari kami
terkena musibah L
motor danang mogok, yg awalnya dikira ke.abisan bensin tp ternyata ada yg
ngambek d.bagian dalamnya (entah apa itu namanya). Ditengah rintiknya hujan dan
suara orkes dangdut kami bersatu menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan
pengorbanan. Bachrul yang bukan seorang special mesin melainkan catokan dan
hairdryer :D mengaku angkat tangan. Tak beda sama Bagus,yang lebih tertarik
berjoget ria ala kadarnya :p Ainul yg sudah berputar* ria yang “katanya” sih
cari bengkel dan kerumah temannya, di babak akhir dia ikut berpartisipasi untuk
ikut menyentuh si”jablay”(read: motor Danang). Tak hanya itu para cewe.pun tak
tinggal diam, Arum yg berusaha menghubungi Ayahnya dan Nurikha yang menghubungi
temannyapun tak kalah harap-harap cemas. Saya ?? saya yah diem aja, lah ga ada
koneksi di daerah situ :p
Tak lama teman Nurikha tiba dan Ayah Arum batal berangkat.
namun sama saja si Jablay bisa nyalanya Cuma sama yg empunya J
# yang perlu di catat itu, setiap kali kami berangkat
kemanapun brsamasama ..ada ajah kejadian yang ga disangka-sangka pas pulangnya. Mungkin itu adalah salah satu
cara Allah menguji kebersamaan dan pengorbanan kami. I love you guys !! :*
muaahhh